Ticker

6/recent/ticker-posts

Purna Tugas Sekda Muna Eddy Uga: Jejak Panjang Birokrat Bersih hingga Isyarat Kiprah Politik Baru

MUNA, SULAWESI TENGGARA - Sebuah era penting dalam roda pemerintahan Kabupaten Muna resmi berganti. Per 1 Agustus 2026, Sekda Muna Eddy Uga, S.H., M.Si, memasuki masa purnabakti, mengakhiri perjalanan panjang nan gemilang sebagai panglima tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah tersebut.

Dikenal luas sebagai figur birokrat yang bersih, berintegritas, dan bertangan dingin, Eddy Uga memilih untuk menutup lembaran birokrasi dengan elegan. Rencana terdekatnya pun terbilang sederhana namun hangat: memfokuskan waktu untuk keluarga dan kembali ke alam.

"Istirahat dulu dari birokrasi, fokus menikmati waktu bersama keluarga, dan mengembangkan usaha perkebunan," ungkapnya saat dikonfirmasi via pesan singkat WhatsApp, Jumat (31/7/2026).

Meski memilih sejenak menepi dari hiruk-pikuk pemerintahan, Eddy Uga tidak sepenuhnya menutup pintu bagi dunia sosial-politik. Bagi sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk pelayanan publik ini, pengabdian tidak berhenti hanya karena ruang birokrasi telah usai.

Saat disinggung mengenai peluang terjun ke panggung politik praktis di masa depan, ia memberikan sinyal terbuka yang sarat makna.

"Sesuai falsafah hidup saya, 'dikasih mengalir saja bagai air'. Sepanjang itu merupakan ladang amal untuk akhirat dan wadah pengabdian bagi masyarakat, hal itu bisa saja terjadi," tuturnya.

Perjalanan karier Eddy Uga adalah cerminan ketekunan dan kematangan seorang ASN sejati. Mengawali karier sebagai PNS pada tahun 1994 dari Golongan III/a, ia merambat naik tangga kepemimpinan secara bertahap dan teruji. Bekal akademisnya pun sangat solid, memadukan keahlian hukum dan tata kelola pemerintahan.

Eddy Uga meraih gelar Sarjana Hukum nya di Universitas Hasanuddin (1991) dan Magister Administrasi Pembangunan/Pemerintahan Daerah Universitas Hasanuddin (2003).

Mengabdi hampir satu dekade sebagai Kepala Bagian Hukum Setda Muna (2006–2014), Eddy Uga menduduki berbagai posisi strategis. Menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum (Asisten III), Asisten Pemerintahan dan Kesra (Asisten I), hingga melintasi sektor teknis pembangunan sebagai Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muna (2019–2022).

Puncak dedikasinya terukir saat ia dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muna pada 7 Januari 2022, posisi ini adalah puncak di akhir masa tugasnya sebagai Jenderal ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Muna. (HL)

Posting Komentar

0 Komentar