MUNA, SULAWESI TENGGARA - Pemerintah Kabupaten Muna bersiap memperluas akses air bersih bagi ribuan warganya melalui pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kecamatan Duruka dan Kota Raha yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada awal Januari 2027.
Proyek strategis bernilai Rp 52 miliar ini difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya bagi rumah tangga pengguna daya listrik di bawah 1.300 kWh.
Dalam penjelasannya pada Kamis (15/10/2026), Direktur PDAM Tirta Sugi Laende, Muhammad Nurhayat Fariki, menyampaikan bahwa fasilitas baru ini dirancang untuk menjangkau sekitar 600 Sambungan Rumah (SR) di Kecamatan Duruka serta 1.200 SR di wilayah Kota Raha yang masuk dalam kawasan rencana perluasan pelanggan.
Pria yang akrab disapa Yayat tersebut menegaskan bahwa pihaknya saat ini fokus merampungkan data perencanaan dan verifikasi calon pelanggan, sementara pengerjaan fisik sepenuhnya akan ditangani oleh pihak kontraktor pemenang tender.
Proses pelelangan proyek dieksekusi oleh Balai Cipta Karya Provinsi Sulawesi Tenggara penghujung tahun 2026, sehingga fisik bangunan bisa langsung dikerjakan begitu memasuki tahun baru, kata Yayat.
Untuk skema pembiayaan jaringan, pemerintah menanggung pemasangan pipa hingga jarak 12 meter dari titik SPAM, sedangkan biaya sambungan yang dibebankan kepada pelanggan sangat terjangkau, yakni sebesar Rp 310 ribu.
Yayat berharap, seluruh rangkaian pembangunan berjalan lancar agar manfaat air bersihnya dapat segera dirasakan secara optimal oleh masyarakat Kabupaten Muna.

0 Komentar