Ticker

6/recent/ticker-posts

Kabupaten-Kota Di Sultra Mendapat Rapor Merah Pengelolaan Sampah; ADIPURA Menjauh Dari Bumi Anoa

Rapor Merah Pengelolaan Sampah di Sulawesi Tenggara tahun 2025, tidak satupun Daerah masuk Adipura. Kabupaten Muna Urutan 6 (Pembinaan)

Muna- Hasil Kinerja Pengelolaan Sampah Kabupaten/Kota tahun 2025 yang baru saja dirilis melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 126 Tahun 2026 membawa kabar duka bagi aspek lingkungan di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Berdasarkan data tersebut, tidak ada satu pun daerah di Bumi Anoa yang berhasil meraih penghargaan Adipura Kencana, Adipura, maupun Sertifikat Menuju Kota Bersih. Seluruh kabupaten/kota di Sultra terjerumus dalam kategori "Dalam Pembinaan" dan "Dalam Pengawasan".

Dari total penilaian nasional, enam daerah di Sultra masuk dalam kategori Kabupaten/Kota Dalam Pembinaan. Kota Kendari memimpin di wilayah Sultra dengan skor 59,0, berada di peringkat 47 nasional. Disusul oleh Kota Bau Bau di posisi 52.

Namun, kondisi memprihatinkan terlihat pada 11 kabupaten lainnya yang tersungkur ke dalam kategori Kabupaten/Kota Dalam Pengawasan. Kategori ini mengindikasikan rapor merah dalam sistem tata kelola sampah daerah.

Poin paling krusial dalam laporan ini adalah posisi Kabupaten Muna Barat. Dengan nilai hanya 12,71, Muna Barat menduduki peringkat ke-420 secara nasional. Angka ini menempatkan Muna Barat sebagai daerah dengan kinerja pengelolaan sampah terbawah di Indonesia (peringkat terakhir), di luar daerah-daerah yang tidak dinilai karena terdampak bencana.

Berikut adalah rincian capaian daerah di Sultra:

Kategori Dalam Pembinaan:

1. Kota Kendari: Nilai 59,0 (Peringkat 47)

2. Kota Bau Bau: Nilai 57,93 (Peringkat 52)

3. Kab. Wakatobi: Nilai 45,54 (Peringkat 130)

4. Kab. Kolaka: Nilai 40,51 (Peringkat 181)

5. Kab. Konawe: Nilai 32,11 (Peringkat 269)

6. Kab. Muna: Nilai 31,61 (Peringkat 275)

Kategori Dalam Pengawasan (Sorotan Terendah):

1. Kabupaten Kolaka Utara: nilai 28,21 (Peringkat 306)

2. Kabupaten Bombana: nilai 27,23 (Peringkat 322)

3. Kabupaten Buton Tengah: nilai 24,27 (Peringkat 349)

4. Kabupaten Buton Utara: nilai 23,47 (Peringkat 356)

5. Kabupaten Konawe Selatan: nilai 22,25 (Peringkat 372)

6. Kabupaten Buton: nilai 19,03 (Peringkat 398)

7. Kabupaten Kolaka Timur: nilai 17,30 (Peringkat 409)

8. Kabupaten Konawe Kepulauan: nilai 16,08 (Peringkat 415)

9. Kabupaten Buton Selatan: nilai 15,97 (Peringkat 416)

10. Kabupaten Konawe Utara: nilai 14,11 (Peringkat 419)

11. Kabupaten Muna Barat: nilai 12,71 (Peringkat 420)

Hasil ini menjadi "tamparan" keras bagi pemerintah daerah di Sulawesi Tenggara. Ketiadaan perwakilan Sultra di kategori Sertifikat Kota Bersih, ditambah dengan anjloknya peringkat Muna Barat ke dasar peringkat nasional, menunjukkan bahwa isu lingkungan belum menjadi prioritas utama disemua wilayah Sulawesi Tenggara.

Masyarakat kini menunggu langkah konkret dari para kepala daerah untuk membenahi manajemen lingkungan hidup. (HL)

Posting Komentar

0 Komentar