Ticker

6/recent/ticker-posts

Siap Cetak Prestasi, 11 Atlet Tenis Junior Muna Bertolak ke Makassar Ikuti Dua Kejurnas

Tim Tenis Junior Kabupaten Muna Berangkat Berlaga di Makassar hari ini

MUNA, SULAWESI TENGGARA - Pengurus Kabupaten Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pengkab Pelti) Muna di bawah komando H. Ashar Dulu, S.Pd., M.Si. kembali mengukir langkah progresif dalam membina talenta muda daerah.

Sebanyak sebelas atlet tenis junior dari berbagai jenjang sekolah meluncur menuju Makassar untuk bertanding dalam dua kejuaraan bergengsi skala nasional, yakni Kejuaraan Tenis Piala Semen Tonasa serta Piala Ketua Pelti Provinsi Sulawesi Selatan. 

Ajang kompetisi yang dipusatkan di Lapangan Tenis Karebosi Makassar ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 22 Oktober hingga 1 November 2026.

Muhammad Ikbal Hayun mengatakan bahwa para petenis Muna telah diberangkatkan menuju Makassar, Sulawesi Selatan pada Rabu, 21 Oktober 2026. "Perjalanan kompetisi mereka terbagi dalam dua agenda beruntun, diawali dengan gelaran kejuaraan Semen Tonasa pada 23 hingga 27 Oktober, lalu dilanjutkan dengan perebutan Piala Ketua Pelti Sulsel pada 28 Oktober sampai 1 November, ungkapnya.

Lebih lanjut, Muhammad Ikbal Hayun mengemukakan bahwa kehadiran sebelas Duta Tenis Muna ini mencakup berbagai rentang umur yang terbagi secara merata. Di kelompok umur paling muda, Laode Muhammad Ammar Syakir dari SD Negeri 6 Katobu menjadi wakil tunggal pada kategori 8 tahun putra.

Pada kelompok umur 10 tahun putri, Wa Ode Aquina Ntiatarasino didampingi oleh Faiqah Nur Salsabillah Rachman dari SDS TI Ibnu Abbas Raha. Sementara itu, persaingan ketat di kelompok umur 12 tahun putri diisi oleh Wa Ode Sheika Khobarakatino, Wa Ode Naila Putri Kanza dari SD Negeri 6 Katobu, dan Adzkia Raihanun Yuza Rachman dari SD Negeri 1 Katobu.

Sektor putra kelompok umur 12 tahun diwakili oleh LM. Rafael Ar Razzaq dari SMP Negeri 1 Raha dan Muhammad Fahri Afiq dari SD Negeri 1 Katobu. Untuk kelompok umur 14 tahun, Muna mengutus Muhammad Afnan Faiq Rachman dari MTs Negeri 1 Muna pada sektor putra dan Adilah Syahbani Yuza Rachman dari SMP Negeri 1 Raha pada sektor putri.

Adapun persaingan di tingkat tertinggi, yakni kelompok umur 18 tahun putri, diamanahkan kepada Vidya Meyandari Rusli yang merupakan siswi SMA Negeri 1 Raha.

"Kesiapan matang para atlet junior ini tidak terlepas dari program Pemusatan Latihan atau Training Center (TC) intensif yang telah digembleng sejak tanggal 1 hingga 19 Oktober 2026, katanya menambahkan. 

Muhammad Ikbal Hayun juga mengonfirmasi bahwa pihaknya mendampingi secara langsung setiap tahapan latihan, guna memastikan kondisi fisik dan mental anak-anak asuhnya berada dalam performa puncak sebelum dilepas bertanding.

Terobosan hebat Pengkab Pelti Muna ini menjadi bukti nyata keseriusan daerah dalam menjaga kesinambungan pembinaan olahraga dari tahun ke tahun. Dukungan penuh serta perhatian besar dari H. Ashar Dulu membuka ruang seluas-luasnya bagi para petenis muda untuk memupuk pengalaman berharga di luar daerah, yang kelak diproyeksikan menjadi atlet handal penentu prestasi Muna di ajang multi-event masa depan.

Lebih menariknya lagi, di antara para petenis muda yang bertanding, terdapat dua putri dari Koordinator Rumah BUMN PLN Muna Sitti Muzdalifah dan Suami LM. Taufik, yakni Wa Ode Aquina Ntiatarasino murid SD Negeri 1 Katobu di kategori usia 10 tahun dan sang kakak Wa Ode Sheika Khobarakatino murid SMP Negeri 1 Raha untuk kategori usia 12 tahun.

Apresiasi dan dorongan semangat pun turut disampaikan Koordinator Rumah BUMN PLN Muna, Sitti Muzdalifah. Tokoh perempuan yang dikenal sebagai penggerak pelaku UMKM ini memberikan dukungan penuh bagi seluruh jajaran pelatih dan atlet yang berjuang.

"Mudah-mudahan seluruh petenis dapat tampil maksimal, mengukir prestasi terbaik, dan membawa pulang piala kemenangan ke tanah Muna, ujar Sitti Muzdalifah sesaat sebelum mengakhiri sambungan teleponnya.

Posting Komentar

0 Komentar