Ticker

6/recent/ticker-posts

Gelar Seminar Kewirausahaan, FMB UKPM dan Rumah BUMN Muna Ajak Generasi Muda Ciptakan Bisnis Berbasis Hobi

Gelar Seminar Kolaboratif, FMB UKPM dan Rumah BUMN Muna Dorong Generasi Muda Ciptakan Bisnis Berbasis Hobi

MUNA, SULAWESI TENGGARA - Fakultas Manajemen dan Bisnis Universitas Karya Persada Muna (UKPM) sukses menggelar seminar kewirausahaan yang menghadirkan kolaborasi strategis bersama Rumah BUMN Muna, Kamis 22 Oktober 2026.

Mengusung tema tentang membangun kebersamaan dan menggali potensi diri menuju bisnis berbasis hobi, kegiatan yang diprakarsai oleh mahasiswa UKPM ini menjadi wadah edukasi serta motivasi bagi para generasi muda untuk berani merintis usaha sejak dini.

Hadir sebagai pemateri, Ketua Dewan Pembina Yayasan Mitra Karya Persada (YAMIKAP), Dr. Ns. Albert, S.Kep., S.E., M.MKes. menegaskan bahwa proses belajar bisnis mencakup dua tahapan penting, yaitu pembelajaran secara otodidak dan pemahaman secara akademik.

Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa keberhasilan dalam dunia usaha tidak datang secara instan, melainkan membutuhkan kerja keras, ketekunan, serta kebiasaan positif seperti mempelajari kisah-kisah sukses para pebisnis dunia.

Albert mengimbau para mahasiswa agar tidak menunda niat berwirausaha hingga lulus bangku kuliah, melainkan harus berani mengambil langkah awal di tengah pesatnya era digitalisasi.

Berbekal pengalamannya yang pernah mengalami jatuh bangun hingga akhirnya sukses membangun yayasan pendidikan YAMIKAP, ia menggarisbawahi bahwa kunci utama bisnis terletak pada kekuatan ide dan keberanian untuk melangkah. "Bisnis itu bukan semata-mata besarnya modal finansial, tetapi temukan idemu, kata Albert.

Menurutnya, sebuah usaha harus dimulai dari hal kecil dan terus dirawat dengan konsisten tanpa rasa takut akan kegagalan.

Langkah dan pandangan tersebut berpadu selaras dengan materi yang disampaikan oleh Koordinator Rumah BUMN Muna, Sitti Muzdalifah, SE.. Dalam sesi motivasinya, Sitti Muzdalifah menyoroti potensi besar dari hobi yang jika dikelola secara tepat dapat menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.

Ia menyepakati bahwa ide merupakan modal paling utama dalam merintis usaha, yang bahkan berpotensi mendatangkan dukungan finansial jika dieksekusi dengan matang.

Lebih lanjut, Sitti Muzdalifah menekankan pentingnya nilai kejujuran terhadap potensi diri sendiri agar para calon pengusaha tidak terjebak dalam arus ikut-ikutan jenis usaha orang lain. "Jadi jangan kita ikut-ikutan bangun usaha yang sama seperti orang lain, padahal sejatinya kita tidak punya hobi dan potensi diri atas itu, ujarnya.

Menariknya, ia juga memberikan perspektif yang menyejukkan mengenai iklim persaingan usaha di era modern. Kata Tokoh Wanita Penggerak pelaku UMKM ini, bahwa jika pelaku usaha lain dengan bidang yang sama dengan kita, hendaknya tidak dipandang sebagai kompetitor yang harus dijatuhkan, melainkan dirangkul sebagai mitra strategis untuk saling berkolaborasi dan tumbuh bersama.

Posting Komentar

0 Komentar