MUNA BARAT - SDN 4 Napano Kusambi Kab. Muna Barat (Sultra) seluruh gedungnya rusak parah, aktifitas belajar mengajar hari-hari hanya dipaksakan dengan resiko mengancam keselamatan jiwa.
Muhammad Said, Kepala SDN 4 Napano Kusambi menerangkan jika setiap hari pihaknya selalu khawatir dengan kondisi Sekolah yang kian membahayakan keselamatan jiwa (Guru dan Murid)."
Tidak ada satupun ruangan yang bagus atau nyaman digunakan, baik dalam di kelas maupum dikantor. Gedung Sekolah ini hanya tinggal menunggu waktu bakal roboh, bahayanya ketika masa itu tiba justru merenggut keselamatan jiwa kami, ungkap Muhammad Said (2/2/2023).Situasi ini terpaksa, mau bagaimana lagi kata Muhammad Said, kecuali Sekolah ditutup. "Jadi tidak ada pilihan lain, sistem belajar mengajar tetap diadakan agar anak-anak tetap mendapatkan haknya untuk menimba ilmu, ucapnya.
Namun demikian, pada saat cuaca ekstrim hujan disertai angin, seluruh warga Sekolah semua berpencar menghindar, ujarnya.
Muhammad Said mengaku, pihaknya sudah melaporkan hal ini di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Muna Barat, bahkan ketemu langsung Kepala Dinas tetapi belum juga ada tindak lanjut. "Bahkan dalam banyak kesempatan menanyakan lagi, tetapi jawabannya anggaran belum cukup dikarenakan butuh dana besar, ucap Muhammad Said.Lantas apakah pihak Dikbud sudah pernah turun langsung di Sekolah ini !? Muhammad Said menyatakan belum, itulah mungkin dianggap kondisinya masih bisa ditolerir, jawabnya.
Padahal, inilah keadaannya, namun bila disaksikan dari arah jalan orang-orang mengira Sekolah ini bagus dan rapi, padahal hanya ditutupi warna cat saja, ungkap Muhammad Said.
Muhammad Said berharap, tahun ini bisa mendapat rehab. Entah melalui dana APBD atau APBN. "Jujur saja, kami sangat sedih, selalu cemas setiap hari. Bagaimana bila tiba-tiba gedung ini ambruk pada saat proses belajar mengajar, imbuh Muhammad Said, penuh khawatir.




0 Komentar