Ticker

6/recent/ticker-posts

Bertemu Dirjen Migas Kementerian ESDM, Bupati Muna Perjuangkan Penambahan Kuota BBM dan Dua SPBU Baru

MUNA, SULAWESI TENGGARA - Krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang memicu antrean panjang dan mengganggu roda perekonomian masyarakat Kabupaten Muna akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Menjawab keluhan warga, Bupati Muna Drs. H. Bachrun, M.Si. bergerak cepat dengan mengawal langsung penyelesaian persoalan vital ini hingga ke tingkat pusat demi menghapus pemandangan antrean mengular di SPBU.

Langkah konkret tersebut diwujudkan Bupati Bachrun usai menuntaskan agenda daerahnya dengan menghadiri rapat krusial bersama Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM serta Kepala BPH Migas di Kantor Pertamina Patra Niaga Terminal Bau-bau pada Kamis, 3 September 2026.

Pertemuan ini menjadi tindak lanjut langsung dari inspeksi mendadak yang sebelumnya digelar Pemerintah Daerah bersama unsur Muspida di sejumlah SPBU Kota Raha, yang menegaskan perlunya intervensi darurat berupa penambahan pasokan dan infrastruktur pengisian bahan bakar.

Komitmen untuk memperjuangkan nasib masyarakat ini telah ditegaskan Bupati Bachrun di sela kegiatan sosialisasi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muna kemarin.

Beliau menyampaikan tekad bulatnya untuk terus mendesak pemerintah pusat agar memberikan tambahan kuota BBM sekaligus izin pembangunan SPBU baru, sehingga seluruh lapisan masyarakat kelak dapat membeli BBM dengan mudah, cepat, dan tanpa harus mengantri panjang lagi.

Sebagai langkah awal yang taktis, Bupati Bachrun mengusulkan penambahan setidaknya dua unit SPBU baru di titik-titik strategis, yakni di Kecamatan Watopute dan Kecamatan Kabawo.

Kehadiran SPBU di kedua kawasan tersebut diharapkan tidak hanya mampu memecah konsentrasi antrean di pusat kota Raha, tetapi juga memperlancar distribusi BBM ke wilayah pinggiran demi membangkitkan kembali gairah ekonomi warga Kabupaten Muna.

Posting Komentar

0 Komentar