Ticker

6/recent/ticker-posts

"Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu" Bupati Muna Bungkam Kritik Dengan Kerja Nyata

Bungkam Kritik dengan Aksi Nyata, Bupati Muna Bachrun Sukses Amankan Rp 6 Miliar untuk Kawasan Transmigrasi

MUNA, 28 April 2026 – Di tengah riuhnya badai kritik dan desakan mundur yang menerpanya, Bupati Muna, Bachrun, memilih untuk tetap tenang. Alih-alih membalas dengan narasi politik yang memecah belah, ia justru membuktikan kualitas kepemimpinannya melalui kerja nyata dan diplomasi tingkat tinggi di Jakarta.

Bagi Bachrun, jabatan bukanlah panggung untuk bersilat lidah, melainkan amanah untuk melayani. Saat lawan politiknya melontarkan kritik pedas, Bachrun tetap konsisten dengan gaya kepemimpinannya yang teduh dan mengayomi, ibarat pepatah “Anjing menggonggong, kafilah berlalu”.

Kerja keras Bachrun dalam melakukan komunikasi intensif ke pemerintah pusat kini membuahkan hasil manis. Kawasan transmigrasi Mutiara menjadi salah satu fokus utama pembangunan infrastruktur tahun 2026.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Muna, Syahrir, mengonfirmasi bahwa anggaran sebesar Rp 6 miliar telah berhasil diamankan berkat usulan langsung Bupati Bachrun. Anggaran ini ditujukan untuk membenahi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari Pembangunan jalan dan jembatan, Sistem drainase hingga Penyelesaian sertipikat tanah.

"Anggaran sudah tersedia, hanya saja saat ini masih terblokir sementara akibat dampak permasalahan global," ungkap Syahrir dalam keterangannya, Senin (27/4/2026). Ia menegaskan bahwa dana tersebut akan tersebar di beberapa desa di kawasan Mutiara (Muna timur raya).

Menyongsong 2027: Prioritas Strategis

Tak ingin berhenti di tahun 2026, Bachrun juga telah melakukan langkah strategis untuk pembangunan tahun 2027. Dengan difasilitasi oleh tokoh kunci, Ridwan Bae, Bachrun berhasil melakukan pertemuan krusial dengan jajaran Kementerian Transmigrasi.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Muna duduk bersama Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Transmigrasi, Edi Gunawan, dan Dirjen PPK Kementerian Transmigrasi, Sigit Mustafa Nurdin. Hasilnya sangat menggembirakan; usulan program Bupati Muna mendapatkan respon positif dan menjadi prioritas Kementerian.

Program yang diusulkan mencakup pembenahan menyeluruh, meliputi:

- Infrastruktur jalan dan pemukiman transmigrasi.

- Fasilitas sosial dan ekonomi.

- Fasilitas publik vital seperti toilet, Sekolah, dan tempat ibadah.

"Alhamdulillah, di pertemuan yang difasilitasi Pak Ridwan, usulan Bupati langsung diprioritaskan oleh Sekjen," tambah Syahrir dengan nada optimis.

Langkah Bachrun ini menjadi tamparan halus bagi mereka yang meragukan kinerjanya. Di saat sebagian pihak sibuk berteriak di ruang publik, Bachrun justru sibuk memastikan roda pembangunan tetap berjalan.

Strateginya membuktikan bahwa politik santun dan kolaborasi dengan pemerintah pusat jauh lebih berdampak bagi masyarakat Muna dibandingkan sekadar kegaduhan politik. Dengan keberhasilan mengunci anggaran pusat ini, Bachrun sekali lagi menunjukkan bahwa ia adalah pemimpin yang lebih memilih bukti daripada janji, dan karya daripada kata-kata. (HL)

Posting Komentar

0 Komentar