Ticker

6/recent/ticker-posts

Utusan Khusus Presiden Dorong Peremajaan dan Digitalisasi Industri Mete di Muna

Utusan Khusus Presiden Dorong Peremajaan dan Digitalisasi Industri mete di Muna.

MUNA – Kualitas kacang mete asal Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, kembali menjadi sorotan nasional. Dalam kunjungan kerja yang berlangsung pada 4-5 Mei 2026, Tim Utusan Khusus Presiden RI Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Digital turun langsung ke "dapur" produksi mete di Desa Labasa dan Desa Waleale, Kecamatan Tongkuno Selatan.

Komitmen Pemerintah Pusat melalui utusan khusus Presiden dalam kesempatan ini: Membangun ekosistem industri mete nasional yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Rombongan utusan khusus Presiden saat tiba dipelabuhan Nusantara Raha (4/5/2026)

Deputi Utusan Khusus Presiden, Ery Punta Hendraswara, tidak menyembunyikan kekagumannya saat mencicipi langsung olahan kacang mete di Muna. Menurutnya, Muna bukan sekedar penghasil, melainkan pemilik "brand" alami yang sudah diakui dunia.

“Kacang mete Muna sudah memiliki nama harum di dunia. Kualitas dan rasanya sangat khas, berbeda dari yang lain. Ini adalah warisan berharga yang harus dijaga,” ujar Ery dengan antusias.

Meski memiliki potensi pasar yang masif, industri mete di Muna menghadapi tantangan klasik, seperti usia tanaman, Ery memperhatikan banyak pohon jambu mete yang sudah tua sehingga produktivitasnya menurun.

Ia menyampaikan bahwa hal tersebut mesti ada peremajaan tanaman (replenting) dan pemeliharaan intensif. Jika ini dilakukan, maka kapasitas produksi akan meningkat dan pendapatan masyarakat ikut melonjak, katanya.

Merespons kunjungan ini, Wakil Bupati Muna, La Ode Asrafil, mengungkapkan bahwa selama ini para perajin mete masih berjuang dengan peralatan seadanya. Ketergantungan pada tenaga manual menjadi hambatan utama dalam memenuhi permintaan skala besar.

La Ode Asrafil, Wakil Bupati Muna 

La Ode Asrafil mengemukakan langsung dihadapan utusan khusus Presiden bahwa perlu Pengadaan mesin pengolahan modern untuk mempercepat produksi. Dengan begitu kata dia, standarisasi produk bisa lebih bersaing di pasar digital dan ekspor.

“Kami berharap dukungan teknologi segera hadir agar dapat mendongkrak taraf hidup masyarakat kami secara nyata, tutur Wakil Bupati Muna diakhir pemaparannya. (HL)

Posting Komentar

0 Komentar