Ticker

6/recent/ticker-posts

Momentum 12 Tahun Muna Barat: Capaian dan Tekad Bupati La Ode Darwin Menuju Masa Depan

Menatap Masa Depan Mubar, Akselerasi Pembangunan dan Tata Kelola Berkelanjutan di Bawah Kepemimpinan La Ode Darwin

LAWORO - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Kabupaten Muna Barat (Mubar) pada 23 Juli 2026 menjadi momentum refleksi perjalanan Daerah Otonom Baru (DOB) ini. 

Di usianya yang ke-12, Muna Barat yang kini dipimpin Bupati La Ode Darwin bersama Wakil Bupati Ali Basa terus berbenah dengan fokus utama percepatan pembangunan, penuntasan masalah pelayanan dasar, hingga penguatan ekonomi kerakyatan.

Dalam upacara peringatan HUT yang dihadiri oleh jajaran pejabat provinsi dan tokoh masyarakat di Laworo, Bupati La Ode Darwin menegaskan bahwa usia 12 tahun merupakan tahap pematangan fondasi pemerintahan dan pemerataan ekonomi daerah.

Mengutip pernyataannya usai rangkaian peringatan HUT ke-12, La Ode Darwin menyampaikan bahwa prioritas Pemkab Muna Barat saat ini berfokus pada penyelesaian tantangan riil yang dihadapi masyarakat, khususnya di kawasan pelosok dan pesisir.

"Tantangan mendasar Muna Barat yang harus segera kita tuntaskan adalah pengentasan wilayah blank spot (tanpa sinyal telekomunikasi), pemerataan daya listrik, serta pemanfaatan potensi pariwisata bahari dan budaya secara komersial untuk kesejahteraan warga," ujar La Ode Darwin.

Untuk mengakselerasi hal tersebut, Pemkab Muna Barat meluncurkan dua strategi responsif, pertama pengentasan Blank Spot & Listrik. Pemkab Muna Barat akan menjalin kerja sama intensif dengan kementerian terkait, penyedia layanan telekomunikasi, dan PLN guna memperluas pembangunan tower BTS serta pemerataan daya listrik hingga ke pulau-pulau kecil.

Kedua, Penguatan Pariwisata & Ekonomi Kreatif. Pemkab Muna Barat terus mendorong promosi destinasi wisata unggulan Mubar berbasis kearifan lokal, termasuk pelestarian permainan tradisional seperti Dopoase yang dijadikan ajang tahunan pesta rakyat.

Di bidang tata kelola anggaran, La Ode Darwin berhasil mencatatkan capaian yang konsisten. Pemkab kembali raih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

Selain itu, Kepemimpinan La Ode Darwin menekankan kedisiplinan fiskal, transparansi anggaran APBD, serta pencegahan defisit agar belanja daerah tetap difokuskan pada program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Untuk menggerakkan roda perekonomian dari desa, Pemkab Muna Barat mengusung tiga pilar program unggulan:

Program "Petani Keren": Berfokus pada modernisasi alat dan mesin pertanian (alsintan), penyediaan bantuan bibit unggul, serta penyuluhan berbasis teknologi untuk meningkatkan hasil panen dan menjaga stabilitas harga pangan.

Program "Mubar Tumbuh": Memberikan stimulus modal bagi UMKM, pendampingan sertifikasi halal/PIRT, serta pemberdayaan ekonomi desa guna memicu kemandirian warga dan membuka lapangan kerja baru.

Program "Mubar Sehat": Memastikan pemerataan fasilitas kesehatan primer, ketersediaan obat-obatan, dan peningkatan mutu tenaga medis hingga ke wilayah pelosok dan pulau terluar.

Untuk diketahui, Perayaan HUT ke-12 tahun ini dirancang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini sesuai dengan instruksi Bupati La Ode Darwin, bahwa rangkaian peringatan ini tidak sekedar menjadi seremoni pejabat, melainkan pesta rakyat yang melibatkan seluruh elemen masyarakat melalui ajang olahraga tradisional, tablig akbar, serta perlombaan antar-kecamatan.

"Melalui momentum kebersamaan ini, Muna Barat terbukti mampu melangkah maju. Tugas kita ke depan adalah menjaga stabilitas, menuntaskan program pembangunan yang belum selesai, dan memastikan hasilnya dirasakan oleh seluruh warga dari pulau hingga daratan," tutup La Ode Darwin.

Posting Komentar

0 Komentar