Mengawali lembaran kerja di tahun 2026, Kantor Pertanahan Kabupaten Muna resmi memulai babak baru.
Suasana di aula serbaguna terasa berbeda saat seluruh pegawai berkumpul untuk menyambut kehadiran Edison, S.ST., M.M., yang kini mengemban amanah sebagai Plt. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Muna.
Bukan sekadar pertemuan formal, momen ini menjadi ajang "rekatkan barisan" antara pimpinan dan jajaran pegawai untuk menyatukan frekuensi demi pelayanan yang lebih baik.
Membangun Kekuatan dari Dalam
Dalam arahan perdananya, Edison tidak hanya berbicara soal angka dan target, tetapi menyentuh aspek esensial: Soliditas. Ia menekankan bahwa sebuah kantor pelayanan tidak akan bisa berdiri kokoh tanpa kerja sama tim yang harmonis.
"Kita adalah satu kesatuan. Pelayanan prima kepada masyarakat Muna tidak akan terwujud jika kita tidak solid di dalam. Mari kita jadikan sinergi sebagai bahan bakar utama kerja kita," pesan Edison yang disambut hangat oleh para peserta rapat, Senin 5 Januari 2026.
Edison juga menitipkan pesan kuat mengenai etika kerja. Di tengah tuntutan publik yang semakin tinggi terhadap transparansi, ia meminta seluruh jajaran baik pejabat struktural maupun fungsional untuk menjadikan integritas dan profesionalisme sebagai harga mati.
Tiga pilar utama yang menjadi fokus arahannya adalah:
Kedisiplinan Tinggi: Menjadi teladan dalam budaya kerja tepat waktu dan tepat sasaran.
Loyalitas pada Target: Mendukung penuh program strategis Kementerian ATR/BPN agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
Pelayanan Tanpa Sekat: Mewujudkan birokrasi yang transparan, akuntabel, dan ramah bagi setiap warga Muna yang mengurus pertanahan.
Rapat ini ditutup dengan optimisme tinggi. Dengan hadirnya kepemimpinan yang segar, Kantor Pertanahan Kabupaten Muna diharapkan mampu bertransformasi menjadi institusi yang lebih responsif dan inovatif.
Semangat baru ini menjadi sinyal positif bahwa pelayanan pertanahan di Bumi Sowite akan semakin profesional, memudahkan, dan terpercaya. (HL)

0 Komentar